Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Teori Fungsional Struktural Talcott Parsons

Fungsional Struktural Talcott parsons

Kali ini mimin akan menjelaskan sebuah teori dari tokoh sosiolog yaitu tallcot parsons yang mimin pelajari dari beberapa sumber, mungkin jarang terdengar ditelinga kita siapa itu talcott person karena jarang sekali sekolah atau kampus yang mebahas tentang teori sosiologi kecuali mahasiswa yang berkecimpung dalam fakultas sosiologi atau memang menyukai teori-teori sosial mungkin sudah kenal dekat dengan tokoh ini.

Sekilas Biografi Tallcot Parsons

Tentunya tidak afdol rasanya mempelajari sebuah teori tanpa mengenal pencipta teori tersebut. Tallcot parsons lahir di Colorado Springs, Amerika Serikat. Talcott kecil lahir di keluarga yang memiliki latar belakang yang intelek dan saleh, ayahnya adalah seorang profesor dan presiden di sebuah kampus kecil  dan juga menjadi seorang pendeta gereja Kongregasional. Di bidang pendidikan tallcot muda mendapatkan gelar sarjana di kampus Amherst College (Amerika Serikat) pada tahun 1924 dan ia melanjutkan pendidikan pascasarjananya di London School of Economics (Inggris) lalu tahun berikutnya dia pindah ke Heidelberg (Jerman).

Dalam karirnya tallcot menghabiskan sisa hidupnya untuk menjadi seorang pengajar di kampus Harvard University dari tahun 1927 sampai ia wafat pada tahun 1979. Perjalanan kariernya masih belum pasti sampai pada tahun 1939 dia mendapatkan posisi tetap sebagai dosen di Harvard University selama menjadi dosen luar biasa (DLB) tallcot menerbitkan buku the structure of social action pada tahun 1937 dalam buku ini tallcot parsons tidak hanya menjelaskan tentang tokoh teoritisi sosiolog tapi buku ini juga menjadi dasar pengembangan teori fungsional struktural.

Setelah itu karir akademis tallcot parsons berkembang pesat sampai pada tahun 1944 dia menjadi ketua jurusan sosiologi dan tahun 1949 ia terpilih menjadi Presiden The American Sociological Association. Berlanjut pada tahun 1951 tallcot parsons menerbitkan buku keduanya yang berjudul The Social System sehingga ia menjadi tokoh sosiolog paling dominan di Amerika Serikat pada era itu.

Akan tetapi diakhir tahun 60-an teori talcott parsons mendapat serangan dari sayap radikal sosiologi Amerika yang baru muncul karena teori tallcot terlalu konservatif dan tidak lebih dari skema klasifikasi yang rumit. Setelah tallcot parsons wafat timbul lagi perhatian dunia pada pemikiran tallcot parsons ini lebih tepatnya di era 80-an karena teori ini tidak hanya memengaruhi pemikir konservatif, tetapi juga teoritisi neo-Marxian, terutama Jurgen Harbemas.

Teori Fungsionalisme Struktural

Sekarang masuk ke penjelasan teori tallcot parsons ini. Teori fungsional struktural ini juga termasuk pada teori modern, dasar dan gagasan dari teori ini adalah memandang realitas sosial sebagai hubungan sistem artinya suatu sistem sosial yang terdiri atas bagian-bagian yang saling berkesinambungan  dalam kesimbangan yang saling menyatu, jadi apabila suatu bagian sistem ada yang berubah maka akan menimbulkan perubahan bagi sistem yang lain kalau di ibaratkan seperti efek domino.

Talcott parsons telah banyak menghasilkan karya teoritis salah satunya karya yang paling terkenal adalah skema AGIL dalam teori fungsional struktural Parsons percaya bahwa ada empat hal yang dibutuhkan sehingga termasuk dalam ciri-ciri sebuah sistem. 

Skema AGIL Dalam Teori Fungsional Struktural

1. Adaptation atau adaptasi. 

Suatu sistem harus dapat mengatasi kebutuhan situasional yang datang dari luar dan ia juga harus dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan juga dapat memenuhi kebutuhan.

2. Goal attainment atau pencapaian tujuan. 

Suatu sistem harus dapat mendefinisikan tujan yang ingin ia capai sehingga dalam kehidupan sebuah sistem memmpunyai identitas dan memiliki hidup yang terarah. 

3. Integration atau integrasi

Suatu sistem juga harus bisa mengatur hubungan antar ketiga komponen (A, G, L) supaya setiap fungsinya tetap berjalan dengan yang diharapkan. 

4. Latency atau pemeliharaan pola.

Setelah tiga bagian sudah terpenuhi maka suatu sistem juga harus dapat memelihara dan memperbaharui motivasi individu dan pola–pola budaya yang menciptkan dan mempertahankan motivasi tersebut.

Secara bersama-sama keempat bagian tersebut menjadi sebuah skema AGIL artinya suatu sistem apabila ingin terus hidup maka harus menjalankan keempat fungsi tersebut. 

Teori AGIL yang diperkenalkan oleh Talcott Parsons, jika di korelasikan maka bisa dikatakan sebuah keluarga yang dapat dianggap sebagai contoh kecil dalam sistem sosial di mana Keluarga memiliki berbagai fungsi yang yang sama dengan teori diatas sehingga menentukan kualitas kehidupan yang baik. 

Sekian penjelasan dari teori agil ini semoga dapa meneambah wawasan sobat kampus sekalian. 

Posting Komentar untuk "Teori Fungsional Struktural Talcott Parsons"