Jumat, 08 Juli 2016

Kiat Tumbuhkan Motivasi Skripsi Mandeg


Skripsi.. tentu sudah tak asing lagi dengan kata yang satu ini, bahkan mungkin sebagian besar mahasiswa menganggapnya sebagai teman setia di akhir masa kuliah mereka. Pasalnya banyak anggapan negatif mengemuka bahwa skripsi adalah sesuatu yang menakutkan yang membuat para mahasiswa tingkat akhir harus uring-uringan, berkorban waktu dan tenaga agar skripsi mereka terselesaikan dengan cepat. Mulai dari begadang sampai tengah malam, hingga pontang-panting kesana kemari mencari materi skripsi yang tak kunjung terkumpul sempurna, bahkan yang lebih mengenaskan lagi apabila skripsi tak jua direstui dosen dan harus revisi lagi dan lagi. Hal inilah yang bisa jadi pendorong munculnya perasaan bosan dan jenuh yang tak jarang membuat mereka memalingkan perhatian  sejenak pada hal lain yang lebih menyenangkan.

Untukmu yang mulai jenuh, ini dia beberapa tips menumbuhkan motivasi mengerjakan skripsi :

1.       Ingatlah kembali seberapa penting skripsi bagi masa depanmu
Sebelum kamu memutuskan untuk memalingkan muka terhadap tugas akhirmu, cobalah fikir kembali, apakah skripsi itu penting?
Pada hakekatnya, skripsi merupakan penentu akhir seluruh proses perkuliahan di tingkat S1. Inilah kenyataan untukmu bahwa skripsi adalah gerbang utama menuju sarjana. Tanpanya, mengenakan toga dan memegang folder ijazah hanyalah mimpi semata.


2.       Sebelum mulai mengerjakan skripsi, lihatlah foto wisuda teman-temanmu. Apakah kamu tak ingin menyusulnya?

Hilir mudik penumpang  kereta layaknya temanmu yang telah wisuda. Bersama-sama menanti kereta tapi mereka harus pergi meninggalkanmu lebih awal. Dan pada akhirnya sendiri itulah yang akan kamu alami. Sadarlah bahwa kini teman-teman seangkatanmu dan seumuranmu lebih awal meninggalkanmu dan sudah memulai kehidupan baru di dunia kerja. Jadi tak perlu berlama-lama di kampus, wisuda sudah didepan mata maka selesaikanlah skripsi secepat mungkin. Ayo lekaslah buka laptop dan mulai mengerjakan skripsi kembali dan berjanjilah bahwa kamu akan segera menyusul mereka.

3.       Teman-temanmu sudah mulai kerja sana-sini, kapan kamu punya penghasilan sendiri?
Kalau ada orang bilang “bahagiamu adalah bahagiaku” apakah itu juga berlaku pada “suksesmu adalah suksesku?”
Yap.. Tentu saja tidak. Semua orang punya jalan masing-masing dan teman-temanmu telah mendahuluimu dapatkan kerja mapan dan penghasilan tinggi. Bisa pesta sana-sini atau membeli apapun yang diinginkan tanpa takut kehabisan uang saku.
Nah.. inilah saatnya kamu meraih suksesmu, punya pekerjaan mapan dengan gaji tinggi, atau membuka usaha dengan omset yang tak diragukan lagi. Caranya cukup mudah, kamu hanya perlu menyelesaikan skripsi. Hanya itu. Karena gelar sarjana dapat membuka jalanmu menuju sukses.  Mulailah memfokusan diri dan jadikan temanmu sebagai motivasi untuk menggenjot semangatmu menyelesaikan skripsi.

4.       Ingatlah kedua orangtuamu, apa kamu lebih lama bergantung pada mereka yang semakin menua?
Ingatlah bahwa semakin hari orangtuamu akan tumbuh menua dan tak mampu lagi bekerja keras seperti dahulu, karena tubuhnya semakin rapuh dimakan usia. Impian kecil yang mereka nanti adalah ketika kamu mengenakan toga dan dengan begitu gelar sarjana akan melekat dibelakang namamu. Impian kecil yang mampu melukiskan senyum bangga di bibir mereka dan percayalah bagi mereka itu bisa membayar cucuran keringatnya selama ini.
Ayo jangan terlalu lama berfikir dan larut dalam kejenuhan, mulailah menyusun skripsi kembali!

5.       Kalau sudah terlalu jenuh, bolehlah sesekali berlibur dan meninggalkan skripsi sejenak
Berlibur menikmati hijaunya ciptaan Tuhan terbukti efektif dapat membuat tubuh lebih fresh. Berlibur dapat mengistirahatkan otakmu yang mulai penat karena aktivitas pengerjaan skripsi yang berlarut-larut dan cenderung monoton.
Dampak positifnya adalah saat seseorang telah selesai berlibur, maka kesehatan otak makin meningkat serta fokuspun mulai membaik, ide-ide baru pun akan terus bermunculan. Dengan begitu maka skripsimu akan cepat rampung.

6.       Bahagia dan ikhlas itu kunci utama
Motivasi tidak bisa diciptakan oleh orang lain, karena sumber dari segala motivasi adalah diri sendiri. “Jangan lupa bahagia” itulah kata yang tepat untukmu, karena dengan bahagia semua akan berjalan dengan mudah tanpa beban dan tekanan. Dan tanamkan “ikhlas”, sebuah kata yang mudah dikatakan namun sulit untuk dikerjakan. Ikhlas dapat menumbuhkan semangat tinggi dan pantang menyerah apabila menemui berbagai kendala dalam menyelesaikan skripsi. Dengan begitu, ketika kamu mulai jenuh maka semua akan lenyap jika kamu ikhlas.

Semoga bermanfaat bagi kamu yang motivasinya mulai kendur. Semangat dan sukses!


0 komentar:

Posting Komentar