Rabu, 09 Desember 2015

4 Keterampilan Berbahasa yang Harus Dikuasai Mahasiswa

Jika kalian pernah membaca buku tentang sejarah atau mempelajari sejarah bangsa, kalian pasti tahu ternyata mahasiswa juga memiliki peran penting dalam kemerdekaan. Peran tersebut ialah Agen Perubahan (Agent of Change), Kontrol Sosial (Control Social), dan juga Cadangan SDM untuk Masa Depan (Iron Stock). Mengapa demikian? Karena pada era tersebut mahasiswa sangat dipuja puja sebagai identitas kebanggaan pemuda yang berintelektual.


Namun sebuah masalah terjadi ketika para mahasiswa tidak mampu menyikapi dengan tepat permasalahan yang sedang gencar terjadi kala itu akibat ketidakmampuan mereka untuk menyampaikan perasaan dan gagasannya baik secara lisan maupun tulisan. Hingga akhirnya merekapun juga tak mampu menyimak, menyerap, dan menganalisis informasi dengan baik. Oleh karena itulah, keterampilan berbahasa adalah sebuah kewajiban yang harus dikuasai oleh para mahasiswa agar mereka mampu mewakili rakyat dalam meluapkan aspirasinya kepada pemerintah seperti peran yang sudah dilekatkan dalam diri mereka sejak dahulu. Apa saja itu? Berikut penjelasannya.

1. Keterampilan Membaca

“Budayakan membaca!” Kalian pasti sudah sering mendengar dan melihat poster poster yang memuat tulisan tersebut bukan? Lalu sebenarnya untuk apa kita dianjurkan untuk membudayakan membaca?
Semua itu karena dengan membaca kita dapat memperoleh informasi sebanyak banyaknya yang kita butuhkan. Tidak hanya itu, ternyata membaca merupakan keterampilan yang kompleks dan cukup rumit karena juga melibatkan keterampilan keterampilan kecil lainnya seperti memahami makna tanda baca, makna kata, korelasi tanda baca dengan unsur unsur linguistik formal lainnya.

Dari membacalah keterampilan berbahasa lainnya dapat berkembang. Dengan membaca kita memiliki informasi yang bisa kita tulis, sehingga dengan membaca keterampilan menulis kitapun juga dapat meningkat. Selain keterampilan menulis, keterampilan berbicara juga dapat terasah dengan membaca. Karena jika kita sudah membaca, kita akan mempunyai topik dan informasi yang bisa kita bahas atau kita bicarakan dengan orang lain.

Mahasiswa tentu butuh menguasai keterampilan tersebut bukan hanya untuk mengisi perannya dalam masyarakat namun juga untuk mendukung tugas kuliah yang ditanggungnya seperti mencari bahan untuk membuat skripsi. Itulah mengapa ada pepatah yang mengatakan bahwa buku adalah jendela dunia. Dan dari mana kita mengetahui ilmu dari buku jika bukan dari membaca?

2. Keterampilan Berbicara

Tidak lucu bukan jika seorang mahasiswa tidak dapat berbicara di depan umum mana kala mempresentasikan tugas akhir yang telah dibuatnya sendiri? Itulah salah satu alasan mengapa keterampilan berbicara sangat dibutuhkan oleh seorang mahasiswa. Keterampilan berbicara yang dimaksud di sini bukanlah sekedar kemampuan mengucapkan kata secara jelas saja, namun juga bagaimana cara untuk mengkomunikasikan gagasan atau informasi yang akan disampaikan kepada orang lain melalui bahasa lisan. Itulah hal yang harus dikuasai para mahasiswa terutama mahasiswa aktifis yang menjadi dipercaya menjadi wakil rakyat untuk mengutarakan pendapatnya. 

3. Keterampilan Menyimak atau Mendengarkan

Dengan menyimak atau mendengarkan, kita dapat memperoleh dan mengubah informasi lisan menjadi sebuah informasi tulisan. Informasi yang didapatkan juga bisa datang dari media bunyi yang berbeda. Misalnya dari radio, televisi, perbincangan dengan orang lain, atau dari sebuah diskusi. Sehingga informasipun dapat begitu cepat bertambah bahkan berganti menjadi bentuk lain. Untuk menyikapinya, keterampilan menyimak atau mendengar inilah yang harus mahasiswa kuasai. Bukan hanya mendengar dan menangkap suara ataupun bunyi bunyi namun kebih menekankan pada kemampuan seorang mahasiswa dalam menyerap informasi yang berbentuk lisan yang dapat berupa makna leksikal atau makna sebenarnya dan juga makna gramatikal atau makna yang tersirat.

4. Keterampilan Menulis

Dan keterampilan yang terakhir yang harus dikuasai oleh mahasiswa ialah keterampilan menulis. Karena menulis merupakan kegiatan untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, dan gagasan seseorang dalam bentuk kata kata atau tulisan. Hasil sebuah tulisan yang dibuatpun juga terpengaruh dari kemampuan serta pengalaman mendengarkan dan membaca dari si penulis. Jika para mahasiswa tidak menguasai keterampilan ini dengan baik, maka dia pun akan kesulitan untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan gagasannya dalam bentuk tulisan maupun lisan. Mengapa? Karena jika seseorang tidak pandai berbicara maka ia akan menulis. Lalu bagaimana jika seseorang tersebut tidak pandai menulis juga? Coba tanyakan sendiri pada diri kalian apa yang akan kalian lakukan jika terjadi hal demikian. Pasti kalianpun juga akan bingung menjawabnya bukan?

Oleh karena itu, 4 keterampilan berbahasa tersebut haruslah dapat dikuasai oleh mahasiswa. Bukankah pada tingkat pendidikan sebelumnya kalian juga telah mendapatkan materi tersebut dari pelajaran bahasa Indonesia? Jadi, semua hal tersebut tentu tidaklah sulit lagi untuk kalian yang sudah menjadi mahasiswa. Karena kalian adalah barisan golongan intelektual muda yang akan menjadi generasi penerus bangsa yang sudah dipercayakan dipundak kalian untuk mempertahankan kesatuan dan persatuan bangsa dan negara ini. Semangat pejuang 45!

0 komentar:

Posting Komentar