Selasa, 29 Agustus 2017

Kamu Mahasiswa Sering Begadang? Ini Efeknya Bagi Kesehatan.

Sebagian besar mahasiswa memiliki kebiasaan buruk yaitu kebiasan untuk mengerjakan tugas sampai larut malam bahkan sampai subuh. Begadang menjadi makanan sehari-hari mereka para mahasiswa. Beralasan mengerjakan tugas, hal ini menjadi wajar, namun apakah memang benar mengerjakan tugas tersebut sampai mengorbankan waktu istirahat?

Jika Anda termasuk orang yang sering begadang atau bahkan sampai tidak tidur seharian, perhatikan efeknya bagi kesehatan Anda berikut:

Kelelahan dan melemahnya sistem kekebalan tubuh

Begadang dapat memicu tubuh dan mental menjadi lelah, hal ini dikarenakan mereka dipaksa bekerja terus menerus tanpa ada jeda waktu untuk beristirahat yang cukup. Dampak dari kelelahan itu bisa berakibat gangguan kesehatan dan daya tahan tubuh kita akan menurun. Dan hal tersebut akan membuat tubuh kita lebih rentan terhadap penyakit maupun berbagai jenis infeksi yang disebabkan oleh virus, seperti flu, demam, infeksi paru-paru, infeksi usus, hepatitis, dan lain sebagainya.

Sakit Kepala

Kurang tidur yang terus menerus dapat mengakibatkan rusaknya sel otak sehingga dapat menimbulkan gannguan pada kepala, seperti pusing ataupun sakit kepala. Hal ini dikarenakan otak kurang mendapatkan waktu untuk istirahat.

Peningkatan berat badan

Kurang tidur dapat mengakibatkan terganggunya metabolisme lemak dalam tubuh. Hal ini akan membuat rasa lapar cenderung meningkat, yang akhirnya berdampak pada bertambahnya berat badan.

Mempengaruhi Kesuburan

Bagi wanita, begadang dapat mempengaruhi sekresi hormon dan kualitas ovum. Hal ini yang cenderung mempengaruhi siklus menstruasi. Dan bagi pria, begadang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma.

Insomnia

Kebiasaan begadang dapat mempengaruhi jam tidur seseorang. Apabila suatu ketika ia harus atau ingin tidur lebih awal dari biasanya, ia akan kesulitan melakukannya. Hal ini dikarenakan tubuh telah beradaptasi dengan kebiasaan begadang selama ini.

Penyakit Jantung dan Stroke

Bahaya akibat tidur larut malam dapat menimbulkan penyakit sangat mematikan. Kurang tidur malam bisa berpengaruh pada kesehatan jantung. Waktu tidur malam yang kurang dari enam jam dapat menyebabkan peradangan pada arteri yang berakibat resiko penumpukan plak pada yang menyumbat pembuluh darah manusia menjadi meningkat. Hal ini dikarenakan meningkatkan kadar protein C-kreatif (CPR) dalam tubuh.

Selain itu kurang tidur malam juga mengakibatkan gejala apnea, dimana udara yang masuk kedalam paru-paru saat tidur melalui hidung dan mulut sangat sedikit jumlahnya.

Diabetes

Pola tidur berpengaruh pada kadar gula darah, hormon yang mengontrol nafsu makan, bahkan persepsi otak akan makanan berkalori tinggi. Saat tidur, kadar gula tubuh menurun, karena gula dalam tubuh banyak dipakai oleh hati pada proses detoksifikasi. Kurang tidur dapat mengurangi kemampuan sel lemak untuk merespon insulin, hormon yang mengatur metabolisme dan berperan besar pada diabetes. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Orfeu Buxton di Boston’s Brigham dan Women’s Hospital menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari lima jam pada malam hari dapat berisiko terkena diabetes tipe-2.

Banyak kan dampak negatif yang disebabkan jika Anda sering begadang? Mulai sekarang kurang-kurangin deh begadangnya agar tubuh Anda sehat dan tidak susah di masa tua.

Sumber : http://halosehat.com

Senin, 21 Agustus 2017

Pentingnya Program Internship/Magang Bagi Mahaiswa


Magang atau internship merupakan salah satu program wajib bagi mahasiswa di beberapa universitas yang ada di Indonesia. Mungkin beberapa dari Anda ada yng belum mengetahui apa itu magang. Magang adalah sebuah kesempatan untuk mahasiswa merasakan dunia kerja yang nyata baik di perusahaan, agency, stasiun televisi, instansi pemerintahan dan banyak lagi peluang.
Sebenarnya seberapa penting sih magang itu? Bahkan magang adalah modal kerja Anda dimasa depan, emang iya?
Berikut adalah beberapa alasan mengapa magang adalah investasi di masa depan Anda:

1) Pengalaman di dunia nyata: Bergabung dengan perusahaan sebagai anak magang memberi Anda kesempatan untuk bekerja langsung di dalam lingkungan profesional. Sebagai anak magang Anda tidak hanya membuat kopi (ini hanya mitos) atau menjalankan tugas, tapi Anda berada di sana untuk mendapatkan pengalaman kerja yang sebenarnya. Magang mengajari Anda lebih banyak tentang jalur karir yang akan Anda kejar. Anggap saja seperti ini - magang adalah cara untuk test drive pekerjaan dan mengeksplorasi pilihan karir yang berbeda.

2) Jaringan: Magang sering memberikan kesempatan untuk menghadiri pertemuan dan acara-acara internal maupun eksternal perusahaan. Berinteraksi dengan para profesional dapat mengenalkan anda dengan koneksi baru, dan belajar bagaimana berkomunikasi dalam lingkungan profesional. Secara pribadi, magang telah memperkenalkan saya ke banyak sumber daya yang berguna dan telah memberikan saya kesempatan untuk memenuhi berbagai kebutuhan profesional di bidang saya. Jaringan telah membantu saya mendapatkan referensi dan mencari peluang pekerjaan baru. Magang bahkan dapat mengenalkan Anda dengan mentor profesional.

3) Resume/CV Builder: Sebagai mahasiswa saya tahu pentingnya resume yang kuat. Tanpa resume yang solid, maka akan lebih sulit untukditerima di Perusahaan impian Anda. Bagaimana Anda bisa memiliki resume yang kuat tanpa pengalaman apapun? Magang merupakan kunci untuk membangun pengalaman sebagai mahasiswa atau lulusan baru. Recruiter akan lebih mungkin mempekerjakan seseorang dengan pengalaman magang daripada seseorang dengan resume generik dan kurang pengalaman.

4) Manajemen Waktu: Sebagai anak magang Anda akan menjadi master manajemen waktu. Ketika Anda bekerja dalam lingkungan profesional serba cepat yang perlu Anda ketahui setiap hitungan menit, manajemen waktu sangat penting dalam setiap keadaan. Baik ketika Anda menghadiri pertemuan, menyelesaikan tugas pada tenggat waktu, membuat panggilan telepon, maupun tugas-tugas lainnya.

5) Pondasi Karir: Magang menyediakan Anda dengan blok bangunan yang Anda butuhkan untuk masa depan Anda. Banyak kesempatan magang membantu mengatur pondasi bagi karir Anda. Penting diingat bahwa Anda memilih lowongan magang berdasarkan minat dan prospek karir. Sebagai Anak magang Anda memiliki kesempatan lebih besar diterima oleh perusahaan. Perushaaan sering menggunakan magang sebagai alat rekrutmen untuk menguji karyawan masa depan dan dalam banyak kasus, perusahaan mempekerjakan anak magang setelah lulus.
Itulah beberapa hal penting mengapa Anda sebagai mahasiswa penting untuk melaksanakan program magang.
Selamat Mencoba!

Rabu, 16 Agustus 2017

Lulus Kuliah di Waktu yang Tepat Atau Tepat Waktu?

Banyak kemudian mahasiswa yang ingin lulus atau selesai dengan cepat. mereka tak ingin lama bergelut dengan yang namanya SKRIPSI, mereka mau buru-buru menginjakkan kaki di jenjang hidup selanjutnya. Namun, realitasnya orang yang lulus dengan tepat waktu akan sangat berbeda dengan orang yang lulus pada waktu yang tepat, mengapa saya mengatakan demikian? karena tidak lulus tepat waktu justru akan mengantarmu untuk membawa segudang manfaat baik serta pengalaman yang mengesankan untukmu.

Percayalah, kamu akan mendapatkan lebih banyak pengalaman yang sangat berharga daripada mahasiswa yang buru-buru untuk menyandang gelar sarjana, coba kalian pikirkan sendiri. Nah, untuk itu melalui tulisan ini saya telah merangkum berbagai fakta dan realitas yang terjadi berdasarkan apa yang saya alami dan hasil survei dari beberapa mahasiswa yang tidak cepat selesai namun merasakan manfaatnya begitu besar.

Mendapatkan gelar sarjana dalam waktu yang lama membuat pengalaman yang kamu dapat lebih banyak daripada mereka yang lulus cepat.

Berstatus sebagai mahasiswa lebih lama daripada mereka yang selesai cepat tentu akan membuatmu mempunyai banyak pengalaman. tidak terburu-buru terjun ke dunia kerja atau buru-buru untuk berkeluarga, kamu justru mampu menikmati masa kuliah dengan maksimal. kamu akan memiliki banyak pengalaman yang berharga sebagai mahasiswa dan seorang anak perantauan yang nantinya mampu dikenang dan diceritakan kepada anak maupun cucu kelak.

Tidak cepat lulus justru akan membuatmu lebih MATANG

Memang keuntungan dari lulus dengan tepat waktu adalah dapat menghemat biaya, umur, waktu dan tenaga. Akan tetapi, tidak lulus tepat waktu juga mempunyai hal baik yang bisa kamu dapat. kamu justru bisa menggarap skripsi secara lebih sungguh-sungguh dan tidak diburu oleh waktu karena target lulus cepat. selain daripada itu, ilmu yang kamu dapatkan dibangku perkuliahan juga mampu diserap secara matang dikarenakan kamu lebih mementingkan proses dibanding hasil yaitu cepatnya lulus atau dengan kata lain 'yang penting lulus'.

Kesibukan di luar perkuliahan yang menyita waktumu justru akan membuatmu mendapat banyak hubungan ( jaringan ) di luar sana.

Salah satu alasan yang membuat kamu tidak bisa selesai tepat waktu adalah karena banyaknya kesibukan diluar dari aktivitas kuliah. Akan tetapi, sebenarnya hal ini mampu membawakan segudang manfaat baik untuk kamu. Dengan mempunyai banyak aktivitas di luar kampus, maka kamu pasti punya banyak link. siapa yang tahu pekerjaanmu di masa yang akan datang bersumber dari salah satu link ( jaringan ) kamu.

Prestasi mungkin bukanlah hal yang utama untukmu, tapi kamu justru mampu melihat hal yang lebih penting lainnya.

Mungkin prestasi bukan hal utama bagimu karena kamu tak memiliki target untuk lulus cepat. Akan tetapi, hal ini akan membuatmu peka terhadap hal yang lebih penting lainnya. kamu bisa melihat betapa pentingnya arti dari persahabatan, dan realitas kehidupan di luar kampus yang bisa kamu temukan.

Ketika SKRIPSI, masalah yang datang akan kamu jadikan sebagai proses pendewasaan dikemudian hari.

Ada banyak hal yang mampu memicu mahasiswa tidak lulus tepat waktu. Entah itu sulitnya skripsi, permasalahan ekonomi, atau bahkan dosen pembimbing yang tidak cocok. Akan tetapi, sebenarnya semua ini bisa jadi proses pendewasaanmu. Nantinya dikemudian hari kamu akan lebih siap untuk menghadapi dunia kerja yang bahkan lebih keras dibanding ketika kamu masih kuliah.

Perjuangan untuk menyandang gelar sarjana akan lebih terasa dan terbayar lunas pada waktunya.

Tidak mempunyai target untuk lulus cepat akan membuat studimu berjalan mengalir apa adanya. Akan tetapi, perjuanganmu ketika mengerjakan skripsi dan menyandang gelar sarjana akan lebih terasa. ketika lulus nanti kamu benar-benar merasa puas karena banyaknya pengalaman yang didapat selama kuliah serta ilmu yang matang.

Ketika lulus nanti, kamu tidak akan kebingungan harus bagaimana selanjutnya karena semua sudah terpikirkan matang-matang dikepala.

Seringkali mereka yang ingin lulus tepat waktu belum mempunyai rencana atau bahkan belum terpikirkan untuk langkah selanjutnya. Pasalnya, mereka hanya fokus kepada skripsi dan terpengaruh oleh status sarjana. Hal ini akan membuat mereka lupa untuk memikirkan rencana selanjutnya. Berbeda dengan mereka yang tidak ingin lulus cepat, mereka justru mampu memiliki rencana yang matang setelah lulus nantinya.

Banyak yang lulus cepat tapi tidak tau mau kemana?

Faktanya, ini yang banyak terjadi dikalangan mahasiswa, terutama yang lulus cepat. mereka setelah lulus kebingungan mau kemana dan pada akhirnya menyandang status pengangguran. Semua itu dikarenakan pada saat jadi mahasiswa mereka diburu waktu untuk cepat-cepat sarjana tanpa memikirkan hal apa yang akan mereka lakukan kedepannya. Karena tergesa-gesa akhirnya skripsi pun menjadi fokus utama dan rencana selanjutnya dilupakan.

Janganlah terburu-buru untuk wisuda, nikmati saja proses selama kamu menjadi mahasiswa. Jangan terperangkap dengan jebakan 'SARJANA' yang seolah olah mengendalikan dirimu untuk cepat-cepat mendapatkannya sehingga kamu lupa untuk bagaimana rencana selanjutnya.

Selasa, 08 Agustus 2017

Tips Belajar di Dunia Perkuliahan

Sebelumnya Anda pasti sudah membaca artikel mengenai kehidupan SMA vs kehidupan kuliah kan? Jika belum segeralah membaca. Nah, pada kesempatan ini kami akan mencoba memberikan tips cara belajar untuk anak kuliahan yang tentunya berbeda 180 derajat dengan ketika Anda masih duduk di bangku SMA

Baca buku teks
Saat SMA, Anda dimanja dengan buku pelajaran berbahasa Indonesia. Selain itu, Anda di-“paksa” untuk membaca buku tertentu. Sementara di bangku kuliah, Anda diperhadapkan dengan buku teks berbahasa Inggris serta referensi yang banyak. Misalnya untuk Fisika Dasar saja, buku teks yang bisa dibaca mencapai 4-5 judul.
So, harus ada kemauan dari Anda untuk membaca buku teks tersebut. Memang perlu penyesuaian di awal-awal, tapi lama-lama juga akan terbiasa.

Perhatikan silabus kuliah
Silabus kuliah adalah uraian dari dosen mengenai rencana perkuliahan. Hal ini terutama sub-bahasan apa saja yang nantinya akan masuk di ujian.
Nah, informasi ini sangat berharga untuk Anda, karena tidak semua bahasan yang ada di buku teks akan dipelajari di kuliah tersebut. Tentunya hal ini akan membuat belajar Anda menjadi lebih terarah.
Selain itu, silabus dapat menjadi acuan Anda untuk bisa belajar duluan sebelum dosen menjelaskan sebuah sub-bahasan. Dengan cara ini, Anda memiliki landasan ilmu terlebih dahulu sebelum mendapat pengajaran dari dosen.

Ketika konsep menjadi nomor satu
Lupakan cara pengerjaan soal di SMA. Di SMA Anda cenderung untuk menghafal “Jika soalnya seperti A, maka Anda ngerjainnya pakai cara B lalu pakai rumus C lalu masukan angkanya dan voila Anda dapat jawabannya”.
In University, it is not rarely happen. Konsep menjadi nomor satu dan latihan soal adalah cara Anda untuk menguji konsep, bukan menghafal cara dan rumus mana yang harus dipakai.
So, perbanyaklah memperlajari konsep lalu kemudian berlatih dengan soal-soal.

Lupakan sistem kebut semalam
Di SMA, masih mungkin untuk “besok ulangan lalu belajar malam ini”. Sukur-sukur kalau nilainya melebihi batas bawah, kalau tidak harus remedial. Bahkan ketika remedial pun masih belajar satu malam sebelumnya (karena soalnya cenderung akan dipermudah).
Well, kalau di perkuliahan, sistem seperti ini tidak dianjurkan. Untuk mendapat nilai akhir, Anda harus melewati paling sedikit dua kali ujian (UTS dan UAS). Dan ketika dua ujian tersebut, cakupan bab nya pun lebih banyak ketimbang di SMA yang hanya satu ulangan = satu bab.
Maka, Anda harus belajar dengan cara mencicil, usahakan setiap hari membaca ulang bahan kuliah di hari tersebut. Lalu rajin-rajinlah membaca ulang konsep serta latihan soal. Sistem belajar seperti ini akan sulit dilakukan kalau “sistem kebut semalam” (belum lagi ditambah stress besok akan ujian).

Hati-hati dalam memilih teman bergaul
Tips yang terakhir ini menjadi tips yang melibatkan orang lain. Hati-hatilah dalam memilih teman bergaul. Bukan berarti sok jual mahal atau sombong, tapi Anda boleh berteman dengan siapa saja, tapi tidak bergaul dengan siapa saja.
Contoh: kalau Anda punya teman bergaul yang suka maen game sampe subuh dan nginep di tempat game online, maka Anda cenderung akan demikian.
Contoh lainnya kalau Anda punya teman bergaul yang suka bolos kuliah lalu nitip tanda tangan absen, lama-lama Anda juga akan demikian. Kalau Anda bergaul dengan mereka yang tidak menggunakan jam kosong dengan baik, ya lama-lama Anda juga akan ikut-ikutan.

Itulah beberapa tips yang sudah kami rangkum untuk Anda, semoga bermanfaat dan semangat belajar!

Senin, 07 Agustus 2017

Perbedaan Mahasiswa Indonesia dan Mahasiswa Luar Negri

Beda negara beda pula budayanya, termasuk dengan budaya belajarnya. Artikel kali ini akan membahas mengenai perbedaan mahasiswa Indonesia dengan Mahasiswa Luar Negri versi life.idntimes.com

1. Budaya membaca, jauh panggang dari api!
Budaya membaca mahasiswa di Indonesia, jauh panggang dari api - Gimana mau matang. Mahasiswa di luar negeri rajin baca buku, bahkan rata-rata mahasiswa di luar negeri membaca 1-2 buku perminggunya. Prinsipnya, kalau mau jadi sarjana harus baca ribuan buku. Well .. di Indonesia, kalau mau jadi sarjana gak perlu baca buku.

2. Path, Instagram, Twitter? What kind of? Is it Food?
Mahasiswa di luar negeri sangat jarang yang tahu apa itu Path, Instagram, Twitter dan beberapa jajaran Social Media lainnya, yang hampir semua Mahasiswa di Indonesia merasa gak PD kalau gak punya. Buat Mereka, terlalu membuang-buang waktu untuk mengetahui apa yang orang lain lakukan. Itu juga yang membuat mereka mempunyai lebih banyak waktu membaca buku atau berdiskusi mengenai aliran pemikiran mereka terkait dengan berbagai topik. Hal ini lebih terkait ke budaya mereka, yang terkesan individual. Well.. ada plus minusnya juga.

3. Kerja part time. Gengsikah mereka?
Sebagian besar Mahasiswa Indonesia itu gengsinya segede gaban. Gak mau kerja ini, kerja itu. Maunya kerja yang ini, yang itu. Pilah pilih ini itu. Well, di luar negeri kebanyakan mahasiswa kerja part-time, dan gak pilah pilih, juga gak jadi penilaian dari mahasiswa lainnya mengenai pekerjaan orang lain. Mulai pelayan restoran, kasir Dept Store, Pegawai pom bensin, penulis, banyaklah.. yang waktunya mereka bisa bagi dengan perkuliahan. Kerja gak membuat mereka geng si yang Guys, buat mereka lebih gensi itu kalau minta duit sama orang tua.

4. Sebagian besar kampus di Luar Negeri, gak ada sistem absensi
Kebayang gak sih kalau di Indonesia gak pake sistem Absensi. Apa kelasnya masih penuh? Beberapa Kampus di luar negeri gak pake sistem absensi ya guys, ini karena Mahasiswa disana sudah sangat sadar mengenai pentingnya belajar. Jadi gak ada absensi pun mereka tetap datang, Yap mereka tetap hadir mengikuti pembelajaran di kelas. Yang penting akumulasi tugas dan ujiannya bagus, itu udah bisa naik ke semester berikutnya. Gak da sangkut pautnya dengan kehadiran. Pola pikir dan kebiasaan yang benar-benar patut di contoh ya guys.

5. Kemampuan nomor 1, penampilan nomor sekian.
Yang dimaksudkan disini mengenai prioritas keuangan mereka ya Guys,, kebanyakan dari mahasiswa luar negeri lebih mengutamakan prioritas pemanfaatan keuangan mereka untuk keperluan kuliah, nah setelah kebutuhan kuliah udah kelar semuanya, baru deh mikirin “hari ini shopping kemana ya ?”. Kalau di compare dengan gaya hidup mahasiswa di Indonesia, sebagian besar (gak semuanya kok) lebih mengutamakan belanja keperluan ini itu, untuk sekedar memenuhi trend gaya hidup. Beli Handphone, ok !. Beli buku ? Mikir dulu kali ya

6. Party at the time, Study in the moment.
Pada saat belajar, ya belajar. Pada saat party, ya party. Ini salah satu budaya Mahasiswa di beberapa Negara maju. Mereka tetap party, tapi kuliah tetap masih jadi prioritas. Intinya, semua dilakukan pada waktu dan tempatnya. Bukan karena ngikutin gaya hidup, party sana sini, kuliah jadi keteteran.

7.Tetap ke kampus, walaupun gak ada dosen.
Mahasiswa di luar negeri, mereka sangat concern dengan study mereka. Hal ini disebabkan oleh banyaknya tugas dan budaya belajar di perpustakaan serta persaingan yang sangat ketat. Oleh karena itu, walaupun gak ada jadwal kuliah mereka tetap datang ke kampus. Kalau Mahasiswa di Negara kita gimana ? sebagian besar (sekali lagi, gak semuanya kok) ke kampus kalau ada jadwal kuliah, kalau gak ada ya gak juga.

Bagaimana? Sudah tahu kan sekarang perbedaanya, cukup mengejutkan ya. Silahkan Anda mengambil bagian positifnya dan membuang bagian negatifnya, semoga mahasiswa Indonesia menjadi lebih baik lagi ya.

Sabtu, 05 Agustus 2017

Menjadi Anak ‘Emas’ Dosen

Menjadi mahasiswa disebuah perguruan tinggi entah itu PTN atau PTS, mengenal dosen bahkan dekat dengan dosen adalah sesuatu yang wajib. Bukan maksut carmuk atau cari muka, namun jika Anda mampu dekat dengan dosen akan banyak kemudahan yang Anda dapatkan. Kemudahan jika dekat dengan dosen adalah mudah mendapatkan rekomendasi dari dosen jika sedang mendaftar beasiswa, mendapat pengalaman dan wawasan dari dosen, bisa diajak untuk mengerjakan proyek dosen. Proyek dosen ini biasanya penelitian atau semacamnya, nah dari proyek ini Anda bisa mendapat uang saku tambahan. Lumayan kan? Jadi mulai sekarang perhatikan tips dibawah ini, agar Anda bisa menjadi anak ‘emas’ dosen.

Mengenal
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengenak siapa sih dosen tersebut? kenal disini bukan hanya sekedar tau nama saja ya, tapi mengetahui nomer hp (ini harus di simpan), alamat rumah, riwayat pendidikan, proyek yang pernah dikerjakan serta karakteristik dari dosen itu sendiri. Jika Anda sudah mengenal dosen dosen tersebut dari informasi yang kalian dapat, maka Anda akan dengan mudah mencari celah untuk benar-benar dekat dengan beliau.

Aktif di Kelas
Sebelum kelas dimulai usahakan Anda sudah mempelajari materi terlebih dahulu. Ketika Anda sudah memahami materinya, maka Anda akan mudah memahami ketika dosen menerangkan di kelas, mampu menjawab ketika dosen bertanya dan mampu memberikan pertanyaan yang relevan terhadap dosen. Aktif dikelas disetiap mata kuliah dosen bersangkutan membuat Anda sangat mudah untuk di ingat, jangan lupa menyebutkan nama Anda ketika berpendapat atau mengutarakan pertanyaan.

Mengerjakan Tugas dengan Baik
Tugas adalah sesuatu hal yang tidak luput dari Anda ketika menjadi mahasiswa. Kerjakanlah tugas yang sudah diberikan dosen dengan baik dan sempurna,perhatikan setiap instruksi yang diberikan oleh Dosen Anda. Catatan atau power point materi dari dosen bisa menjadi acuan dalam mengerjakan namun Anda harus tetap mecari referensi dari buku lain atau jurnal. Semakin banyak referensi yang Anda gunakan, maka semakin baik pula pekerjaan Anda. Dosen akan selalu mengingat mahasiwanya yang rajin dan pintar dalam mengerjakan tugas serta ujian.

Ikut Proyek Dosen
Biasanya dosen selalu memiliki proyek entah itu penelitian atau proyek diluar kampus, nah dosen juga memberikan kesempatan bagi mahasiswanya untuk mengikuti proyek beliau. Manfaatkan kesempatan ini untuk dekat dengan dosen selain nantinya Anda juga akan mendapat uang dari proyek tersebut.

Diskusi
Dosen sangat senang jika ada mahasiswanya yang sering mengajak untuk diskusi atau sekedar bertanya mengenai mata kuliah. usahakan Anda sering bertanya pada dosen diluar jam kuliar tentunya pembahasan yang relevan dengan mata kuliah ya, serta sesekali lakukanlah diskusi untuk saling bertukar wawasan dengan dosen.
Jangan Mengecewakan
Terakhir, jangan pernah mengecewakan dosen dalam hal apapun, seperti terlambat masuk kelas, terlambat mengerjakan tugas, ujian jelak atau tugas hanya sekedar copy paste. Ketika dosen sudah kecewa pada Anda maka jangan harap untuk bisa dekat dengan dosen tersebut.

Lakukan tips diatas agar Anda menjadi anak emas dosen, karena menjadi anak emas dosen memiliki banyak keuntungan bagi karir Anda dunia perkuliahan, selamat mencoba!

Jumat, 04 Agustus 2017

Kehidupan Kuliah Vs Kehidupan Kerja

Artikel sebemulnya kami sudah membahas mengenai kehidupan SMA vs kehidupan kuliah, selanjutnya pada artikel ini mami akan membahas mengenai perbandingan kehidupan kuliah dengan kehidupan kerja. Banyak orang mengatakan bahwa ketika Anda sudah memasuki duni kerja, berarti Anda sudah menjalani kehidupan yang “sesungguhnya” kehidupan yang keras. Kenapa benayak orang berbicara seperti itu? Mari kita buktikan dengan membandingkan kehidupan kuliah dengan kehidupan kerja.

Pertama masalah ideologi, semasa kuliah seorang mahasiswa adalah ia yang memiliki semangat tinggi, ingin merubah dunia serta memiliki ideologi yang sangat tinggi. Ideologi mahasiswa ini pasti di pertahankan sebagai prinsip hidup. Berbeda dengan ketika Anda memasuki dunia kerja. Di dunia kerja semua tergantug pada atasan Anda atau tergantung pada klien Anda. Apa yang menurut Anda bagus untuk dieksekusi dalam pekerjaan,namun atasan atau klien tidake menyetujuinya, maka ide bagus Anda tetap akan terabaikan. Karena semua berada ditangan Bos Anda.

Kedua, kebebasan berpakaian. Jika Anda bekerja di instansi resmi pemerintahan ataupun bekerja kantoran, maka kantor memiliki peraturan agar karyawannya memakai pakaian yang rapi dari ujung rambut sampai dengan ujung kaki. Selain itu ada juga peraturan-peraturan kantor yang sangat ketat dan Anda wajib untuk mengikutinya, jika tidak maka akan ada konsekuensi yang akan Anda dapatkan. Berbeda kan ketika di kuliah? Anda bebeas memakai baju, memang ada yang mengharuskan memakai kemeja atau baju berkerah namun ada juga yang membebaskan mahasiswanya dalam berpakaian yang penting rapi.

Ketiga, waktu. Waktu disini artinya adalah kedisiplinan, jika Anda telat maasuk kantor semenit saja pasti atasan Anda akan memanggil Anda yang kemudia memberi Anda SP(Surat Peringatan) dan parahnya jika Anda sering terlambat, maka tidak heran jika Anda dipecat dari pekerjaan Anda. Kehidupan kuliah,jika Anda terlambat tidak ada yang akan menghukum Anda apalagi mengelurkan Anda dari kelas.

Keempat, uang. Yap uang, inilah yang sangat membedakan kehidupan Anda semasa kuliah dan bekerja. Jika Anda bekerja pasti orang tua Anda menganggap Anda sudah mampu untuk membiayai hidup Anda sendiri, begitupun dengan Anda pasti akan merasa malu untuk meminta uang kepada orang tua jika uang gaji Anda tidak cukup untuk hidup selama sebulan. Enaknya di kuliah, biaya hidup Anda masih ditanggung semuanya oleh orang tua Anda, jika uang Anda habis maka dengan mudahnya Anda meminta uang kepada orang tua Anda.

Kelima, teman. Pertemanan di kantor tidak seasik pertemanan yang Anda jalin di masa perkuliahan. Jelas berbeda, rekan kerja Anda hanya murni rekan kerja, memang ada satu atau dua yang bisa menjadi teman nongkrong, tapi disini Anda dan rekan Anda sama-sama sibuk memikirkan kerja dan memikirkan kehidupan masing-masing. Kuliah, pertemanan kalian lebih asik, karena sering belajar bersama, mengerjakan tugas, main, organisasi sampai dengan setiap hari bersama karena mungkin memang satu kelas, satu organisasi dan satu kos.

Itulah lima perbedaan kehidupan kuliah dengan kehidupan kerja. Semua ada positif negatidnya memang, namun begitulah hidup harus terus bergerak dan berubah. Tidak mungkin Anda selalu berada di suatu fase, ini berarti Anda tidak berkembang. Maka dewasalah untuk menerima perubahan dan siaplah untuk menghadapi dunia yang keras ini. Semangat!